DISKOMINFOTIKSAN DUMAI — Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Dumai menggelar Manasik Haji Kecil yang diikuti oleh 505 anak usia dini beserta pendamping orang tua.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Habiburrahman, Dumai Islamic Center itu, dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Dumai, Drs. Muhammad Yunus, mewakili Wali Kota Dumai, pada Sabtu (8/11/2025).
Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta, mengenakan ihram mini, dengan antusias mengikuti rangkaian simulasi ibadah haji seperti tawaf, sai, wukuf di Arafah mini, lempar jumrah, serta tahalul—semua disesuaikan dengan kemampuan dan usia anak.
Dalam sambutannya, Drs. Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi tinggi kepada Himpaudi Kota Dumai atas inisiatif pelaksanaan kegiatan ini.
“Manasik haji kecil bukan sekadar simulasi, tapi merupakan investasi akhlak dan spiritual bagi generasi emas Kota Dumai," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap anak-anak tidak hanya belajar tata cara ibadah, namun juga diajarkan kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, dan cinta terhadap syiar Islam.
"Inshaallah, Pemerintah Kota Dumai sangat mendukung program-program edukatif yang menyentuh karakter sejak usia dini,” ujar Asisten I.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan keluarga dalam membangun fondasi keimanan dan ketakwaan anak.
Sementara itu, Ketua Himpaudi Kota Dumai, Hj. Nefi Agustina, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota Dumai.
“Alhamdulillah, antusiasme luar biasa dari para orang tua dan anak-anak menjadi bukti bahwa pendidikan karakter religius tetap menjadi prioritas utama keluarga Dumai. Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara pendidik, orang tua, dan pemerintah. Semoga melalui manasik haji mini ini, benih-benih cinta Masjidil Haram dan impian menunaikan ibadah haji sungguhan kelak tumbuh kuat di hati anak-anak kita,” ungkap Hj. Nefi.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan peningkatan metode pembelajaran berbasis pengalaman dan pendekatan bermain sambil belajar, agar lebih menyenangkan dan mudah dipahami anak usia dini.
Acara ditutup secara khidmat dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sesi foto kenang-kenangan.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan cendera mata kepada Hj. Darnitawari, istri dari Sekretaris Daerah Kota Dumai periode 2021–2025 H. Indra Gunawan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasinya selama masa pengabdian suaminya, yang kini telah memasuki masa purna tugas.
(MediaCenter Dumai/RRA)






